2.0.1 / August 26, 2017
(4.1/5) (234)
Loading...

Description

Informasi Prakiraan Pasang Surut (Pasut) di Pelabuhan Perikanantelah dikembangkan sejak 2011 oleh Laboratorium Data Laut danPesisir (Marine & Coastal Data Laboratory), Pusat RisetKelautan (Pusriskel), Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM)Kementerian Kelautan & Perikanan. Semula informasi prakiraanhanya dilakukan berdasarkan 18 Pelabuhan Perikanan dan dikirimkanlangsung ke administrator Pelabuhan Perikanan. Sejak pertengahantahun 2012, informasi prakiraan pasut tersebut didiseminasikan kepublik melalui website www.pusriskel.litbang.kkp.go.id. Pada tahun2015, dilakukan pengembangan diseminasi lebih lanjut melaluiaplikasi berbasis teknologi informasi pada ekosistem Android untuk21 Pelabuhan Perikanan yang tersebar di Wilayah PengelolaanPerikanan (WPP). Kemudian pada November 2015 untuk mendukung SistemInformasi Nelayan Pintar (SINP) prakiraan pasut dilakukanpenambahan 13 pelabuhan perikanan. Dari pertemuan Cyber extentionpertengahan Maret 2016 di Bali, ada dari penyuluh pertanian memintaprediksi pasut di kawasan budidaya/tambak ikan di sekitar PinrangSulawesi Selatan sehingga pada akhir Maret 2016 ditambahkan 1stasiun prakiraan pasut di daerah PI Ujung Lero. Prakiraan didaerah ini digunakan untuk mengetahui waktu pasang dan waktu surutyang digunakan sebagai rujukan petani tambak ikan/udang untukmengisi air media tambak (pada saat air pasang) danmembersihkan/membuang air tambak (pada saat air surut). Pada akhirMaret 2016 juga ditambahkan 1 stasiun prakiraan di daerahYogyakarta yaitu di PPP Sadeng yang merupakan permintaan dari DinasKelautan dan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)sesuai pertemuan tanggal 1 Juni 2015. Sehingga total saat inimenjadi 36 Pelabuhan Perikanan.Informasi prakiraan pasut disajikandalam bentuk grafik dan data tabel untuk 14 hari kedepan, denganresolusi temporal per jam dengan pemutakhiran (update) informasiper 14 hari. Info prakiraan pasut ini adalah hasil peramalanmenggunakan 11 Komponen Harmonik, yakni 4 Komponen Semidiurnal (M2,S2, N2, K2), 4 Komponen Diurnal (K1, O1, P1, Q1), dan 3 Komponenturunan dari Semidiurnal (MF, MM, M4). Seluruh komponen tersebutadalah turunan dari data satelit altimetry Topex/Poseidon (Egbert& Erofeeva, 2002). Peramalan dilakukan terhadapkoordinat-koordinat Pelabuhan Perikanan yang dikelola olehDirektorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan danPerikanan Republik Indonesia (DGCF, 2009). Sedangkan verifikasihasil peramalan terhadap data pengukuran/observasi telah dilakukandengan hasil cukup memuaskan (Ramdhan, 2011; Pranowo &Wirasantosa, 2011).Tidal Forecast Information (Pasut) at theFishery Port has been developed since 2011 by the Laboratory ofMarine and Coastal Data (Marine and Coastal Data Laboratory),Center for Marine Research (Pusriskel) Research Board and HumanResources (BRSDM) Ministry of Maritime Affairs and Fisheries.Originally forecast information is only done by 18 Fishery Harborand sent directly to the administrator of Fishery Port. Sincemid-2012, the tide forecast information disseminated to the publicthrough the website www.pusriskel.litbang.kkp.go.id. In 2015, madethe development of further dissemination through informationtechnology-based applications on the Android ecosystem for 21Fishery Port scattered in Regional Fisheries Management (WPP). Thenin November 2015 to support Smart Information Systems Fishermen(SINP) tide forecasts the addition of 13 fishing ports. Cyber​​meeting extention of mid-March 2016 in Bali, there are ofagricultural extension requests predictions of tide in the area of​​aquaculture / fish ponds around Pinrang South Sulawesi so that atthe end of March 2016 added 1 station in the PI tide forecastsUjung Lero. Forecasts in this area are used to determine the timeof high tide and low tide time which is used as a reference farmerfish / shrimp ponds to fill water ponds media (during high tide)and cleaning / dispose of pond water (at low tide). At the end ofMarch 2016 also added 1 station forecasts in the Yogyakarta region,namely in PPP Sadeng at the request of the Department of Marine andFisheries Special Region of Yogyakarta (DIY) according to themeeting on June 1, 2015. Thus, the current total to 36 FisheryPort.Information tide forecasts presented in the form of graphs anddata tables for the next 14 days, with hourly temporal resolutionwith updates (update) information per 14 days. Info forecasts tideare forecasting results using 11 components Harmonics, ie 4Component semidiurnal (M2, S2, N2, K2), 4 Component diurnal (K1,O1, P1, Q1), and 3 components derived from semidiurnal (MF, MM,M4). All the components are derived from altimetry satellite dataTopex / Poseidon (Egbert & Erofeeva, 2002). Forecasting done onthe coordinates of Fishery Port, which is managed by theDirectorate General of Capture Fisheries, the Ministry of MaritimeAffairs and Fisheries of the Republic of Indonesia (DGCF, 2009).While verification forecasting results against measured data /observations have been carried out with satisfactory results(Ramdhan, 2011; Pranowo & Wirasantosa, 2011).

App Information Prakiraan Pasut

  • App Name
    Prakiraan Pasut
  • Package Name
    com.p3sdlp.pasut
  • Updated
    August 26, 2017
  • File Size
    5.5M
  • Requires Android
    Android 4.1 and up
  • Version
    2.0.1
  • Developer
    MCDL PUSRISKEL BRSDM KKP RI
  • Installs
    10,000+
  • Price
    Free
  • Category
    Weather
  • Developer
  • Google Play Link

MCDL PUSRISKEL BRSDM KKP RI Show More...

Prakiraan Pasut 2.0.1 APK
Informasi Prakiraan Pasang Surut (Pasut) di Pelabuhan Perikanantelah dikembangkan sejak 2011 oleh Laboratorium Data Laut danPesisir (Marine & Coastal Data Laboratory), Pusat RisetKelautan (Pusriskel), Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM)Kementerian Kelautan & Perikanan. Semula informasi prakiraanhanya dilakukan berdasarkan 18 Pelabuhan Perikanan dan dikirimkanlangsung ke administrator Pelabuhan Perikanan. Sejak pertengahantahun 2012, informasi prakiraan pasut tersebut didiseminasikan kepublik melalui website www.pusriskel.litbang.kkp.go.id. Pada tahun2015, dilakukan pengembangan diseminasi lebih lanjut melaluiaplikasi berbasis teknologi informasi pada ekosistem Android untuk21 Pelabuhan Perikanan yang tersebar di Wilayah PengelolaanPerikanan (WPP). Kemudian pada November 2015 untuk mendukung SistemInformasi Nelayan Pintar (SINP) prakiraan pasut dilakukanpenambahan 13 pelabuhan perikanan. Dari pertemuan Cyber extentionpertengahan Maret 2016 di Bali, ada dari penyuluh pertanian memintaprediksi pasut di kawasan budidaya/tambak ikan di sekitar PinrangSulawesi Selatan sehingga pada akhir Maret 2016 ditambahkan 1stasiun prakiraan pasut di daerah PI Ujung Lero. Prakiraan didaerah ini digunakan untuk mengetahui waktu pasang dan waktu surutyang digunakan sebagai rujukan petani tambak ikan/udang untukmengisi air media tambak (pada saat air pasang) danmembersihkan/membuang air tambak (pada saat air surut). Pada akhirMaret 2016 juga ditambahkan 1 stasiun prakiraan di daerahYogyakarta yaitu di PPP Sadeng yang merupakan permintaan dari DinasKelautan dan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)sesuai pertemuan tanggal 1 Juni 2015. Sehingga total saat inimenjadi 36 Pelabuhan Perikanan.Informasi prakiraan pasut disajikandalam bentuk grafik dan data tabel untuk 14 hari kedepan, denganresolusi temporal per jam dengan pemutakhiran (update) informasiper 14 hari. Info prakiraan pasut ini adalah hasil peramalanmenggunakan 11 Komponen Harmonik, yakni 4 Komponen Semidiurnal (M2,S2, N2, K2), 4 Komponen Diurnal (K1, O1, P1, Q1), dan 3 Komponenturunan dari Semidiurnal (MF, MM, M4). Seluruh komponen tersebutadalah turunan dari data satelit altimetry Topex/Poseidon (Egbert& Erofeeva, 2002). Peramalan dilakukan terhadapkoordinat-koordinat Pelabuhan Perikanan yang dikelola olehDirektorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan danPerikanan Republik Indonesia (DGCF, 2009). Sedangkan verifikasihasil peramalan terhadap data pengukuran/observasi telah dilakukandengan hasil cukup memuaskan (Ramdhan, 2011; Pranowo &Wirasantosa, 2011).Tidal Forecast Information (Pasut) at theFishery Port has been developed since 2011 by the Laboratory ofMarine and Coastal Data (Marine and Coastal Data Laboratory),Center for Marine Research (Pusriskel) Research Board and HumanResources (BRSDM) Ministry of Maritime Affairs and Fisheries.Originally forecast information is only done by 18 Fishery Harborand sent directly to the administrator of Fishery Port. Sincemid-2012, the tide forecast information disseminated to the publicthrough the website www.pusriskel.litbang.kkp.go.id. In 2015, madethe development of further dissemination through informationtechnology-based applications on the Android ecosystem for 21Fishery Port scattered in Regional Fisheries Management (WPP). Thenin November 2015 to support Smart Information Systems Fishermen(SINP) tide forecasts the addition of 13 fishing ports. Cyber​​meeting extention of mid-March 2016 in Bali, there are ofagricultural extension requests predictions of tide in the area of​​aquaculture / fish ponds around Pinrang South Sulawesi so that atthe end of March 2016 added 1 station in the PI tide forecastsUjung Lero. Forecasts in this area are used to determine the timeof high tide and low tide time which is used as a reference farmerfish / shrimp ponds to fill water ponds media (during high tide)and cleaning / dispose of pond water (at low tide). At the end ofMarch 2016 also added 1 station forecasts in the Yogyakarta region,namely in PPP Sadeng at the request of the Department of Marine andFisheries Special Region of Yogyakarta (DIY) according to themeeting on June 1, 2015. Thus, the current total to 36 FisheryPort.Information tide forecasts presented in the form of graphs anddata tables for the next 14 days, with hourly temporal resolutionwith updates (update) information per 14 days. Info forecasts tideare forecasting results using 11 components Harmonics, ie 4Component semidiurnal (M2, S2, N2, K2), 4 Component diurnal (K1,O1, P1, Q1), and 3 components derived from semidiurnal (MF, MM,M4). All the components are derived from altimetry satellite dataTopex / Poseidon (Egbert & Erofeeva, 2002). Forecasting done onthe coordinates of Fishery Port, which is managed by theDirectorate General of Capture Fisheries, the Ministry of MaritimeAffairs and Fisheries of the Republic of Indonesia (DGCF, 2009).While verification forecasting results against measured data /observations have been carried out with satisfactory results(Ramdhan, 2011; Pranowo & Wirasantosa, 2011).
Loading...